Usaha Modal Kecil Untung Besar Bisnis Instalasi Taman Vertikal

Usaha modal kecil untung besar – Satu lagi ide kreatif yang menuai hasil besar dengan modal kecil, bisnis instalasi taman Vertikal. Usaha yang digeluti baru kisaran beberapa bulan ini berhasil mencetak untung besar dalam sekejab. Itu sebabnya dalam kesempatan ini kami akan mengulasnya sebagai usaha modal kecil untung besar.

Usaha Modal Kecil Untung Besar Bisnis Instalasi Taman Vertikal
Image : Organics.org

Berawal dari masalah yang dijumpai oleh Albert Aaron Pramono dengan bisnis resort yang dijalankannya di kawasan Belitung. Beberapa kendala muncul dalam pengelolaan bisnis resortnya ini terutama karena lahan di kawasan Belitung yang relatif kering dan berpasir sehingga tidak cocok untuk aktivitas cocok tanam.

Mau tidak mau demi memenuhi kebutuhan, Albert harus membeli beragam bahan makanan dan sayuran dari Jakarta yang memakan biaya besar.

Alih-alih menyerah dengan situasi, Albert mencoba mencari solusi untuk bisa menanam sendiri pada lahan yang ada. Tentu saja perlu siasat khusus untuk bisa menanam beragam sayuran dengan hasil yang sesuai kebutuhan.

Dan akhirnya Albert membuat sebuah instalasi khusus yang memadukan konsep aeroponik (udara), hidroponik (air) sama minaponik (ikan) dalam bentuk pertanaman vertikultur atau ditata ke atas.

Sebagai salah satu penggiat aktivitas polimer, pria ini dengan sukses membangun sistem pertanaman yang mampu memberi ruang pertumbuhan bagi beragam sayuran produksi seperti selada, wortel, buncis dan aneka jenis sayuran lain. Bahkan metode yang sama juga sukses menghasilkan tanaman bunga dan buah yang subur.

Konsep instalasi taman Vertikal ini sederhana, Pada dasar dari instalasi dibuat sebuah wadah air dimana Anda akan memelihara ikan. Kotoran dari ikan akan menjadi sumber nutrisi bagi tanaman di atasnya. Proses pengiriman kotoran menggunakan sistem pompa yang artinya juga menghantarkan air ke atas.

Dengan metode filter, kotoran akan disaring sampai kotoran berubah menjadi nutrisi penting bagi tanaman melalui proses fermentasi alami. Sementara air yang dibawa ke atas akan disiramkan ke bawah dengan spray halus sehingga menyerupai embun.

Hasilnya tanaman tersuplai air dan nutrisi dengan cara yang optimal dan aman bagi pertumbuhan sayuran di bawahnya.

Ini akan membantu tanaman mendapatkan situasi yang tak ubahnya dengan kondisi pada habitat mereka seperti kelembaban tinggi, suhu yang rendah dan suplai nutrisi yang memenuhi kebutuhan tanaman untuk tumbuh.

Albert menjelaskan,  siklus dalam pertanaman ini biasa dikenal sebagai bio dynamic agriculture. Dengan memakai prinsip rantai makanan antara ikan dengan tanaman berbatang hijau tanpa memerlukan faktor eksternal seperti pemupukan.

Jadi konsepnya memanfaatkan sistem simbiosis dari kehidupan alam liar ke dalam konsep penanaman buatan yang modern.

Menariknya, Albert juga berhasil menjalankan instalasi ini pada ruang tertutup dengan menggunakan pencahayaan lampu LED khusus sebagai sumber fotosintesa. Pada resortnya, Albert memanfaatkan instalasi ini tak hanya sebagai media perkebunan tetapi juga taman dalam ruang yang apik.

Keberhasilannya dengan membangun instalasi taman Vertikal ini membuatnya mendapat banyak permintaan yang tidak diduga sebelumnya. Desakan muncul dari banyak penggiat tanaman organic yang berharap juga bisa menanam sendiri aneka sayuran segar di halaman rumah dengan lahan terbatas dengan cara murah dan praktis.

Degan bermodal kepercayaan dari banyak orang yang tertarik dengan konsep bertani secar Vertikal inilah kemudian Albert mulai mengikuti satu pameran agriculture yang diadakan di kota Jakarta.

Mengunakan sampel keberhasilan taman Vertikal yang beliau bangun di Belitung rupanya semakin banyak saja pesanan yang masuk untuk membangun instalasi serupa di berbagai lokasi.

Dalam 1 bulan dari ditelurkannya usaha modal kecil untung besar pemasangan instalasi taman Vertikal ini saja, Albert langsung kebanjiran order. Animo sangat besar, karena cara ini benar-benar tak ubahnya dengan memindahkan penanaman aneka sayuran yang teorinya harus dilakukan dikawasan berudara sejuk dengan kelembaban tinggi ke kawasan perkotaan yang kering dan panas.

Konsumen Albert datang dari berbagai kalangan, dari pemilik gedung bertingkat, sekolah sampai kalangan individu. Apalagi harga yang ditawarkan terbilang miring, sekitar 7 – 10 juta dengan daya tampung antara 70 sampai 90 jenis tanaman dengan ukuran dasar tak lebih dari 1 meter dan tinggi sekitar 2 meter.

Dengan biaya pemeliharaan yang rendah dan waktu pemeliharaan yang minim, siapa yang tidak tertarik memiliki taman Vertikal di hunian mereka.

Albert menambahkan, usaha modal kecil untung besar ini beliau mulai hampir tanpa modal. Bisa dikatakan modal awalnya hanya instalasi Belitung yang notabene adalah instalasi yang dibuat bukan untuk bisnis ini.

Modal besar lain hanya biaya yang dibutuhkan untuk mengikuti pameran. Karena setelah itu, Albert sampai harus membatasi promosi mengingat kapasitas usahanya masih sangat terbatas. Jelas satu contoh nyata bagaimana ide kreatif bisa menjelma sebagai usaha modal kecil untung besar kan?