Memahami Pengertian Peluang Usaha Dengan Konsep Sederhana

Pengertian peluang usaha – Kali ini kita akan mencoba membahas mengenai pengertian peluang usaha. Bukan bermaksud untuk berteori dengan banyak uraian karena dijamin dalam beberapa kata saja Anda sudah kabur dari sini. Siapa juga yang butuh teori ?

Memahami Pengertian Peluang Usaha Dengan Konsep Sederhana
Image : BDC.com

Saya akan membahas bagaimana Anda bisa melihat sesuatu sebagai sebuah peluang usaha, tepatnya bagaimana mendefinisikan sebuah pengertian peluang usaha dalam setiap peristiwa di lapangan. Untuk bisa menjawab hal tersebut, ternyata terdapat beberapa katalis yang bisa Anda gunakan.

Ups…belum-belum sudah pakai bahasa berat saja, Ok maksud saya…tanda-tanda sebuah peristiwa atau kondisi bisa menjadi sebuah peluang usaha. Apa sajakah itu, ini dia….

1, Peristiwa atau kondisi yang membuat orang jadi membutuhkan suatu produk
Kalau tidak dibutuhkan untuk apa Anda jual ? Jadi jelas Anda harus menemukan produk yang memang dibutuhkan. Kadang kebutuhan muncul karena dipicu oleh suatu peristiwa atau kondisi.

Misalkan saja kebutuhan akan payung muncul karena kondisi sedang musim hujan atau muncul kebutuhan kaos dengan tema partai ketika sedang ada peristiwa pemilu.

Jadi sangat tepat bila ditahun 2014 ini Anda terjun pada bisnis kaos sablon untuk suplai kaos partai.

2, Peristiwa atau kondisi yang membuat pola kebutuhan berubah
Satu hal yang tidak pernah berhenti dan pasti terjadi adalah perubahan, pernah kah mendengar kata kata itu?

Nyatanya memang selalu ada peristiwa demi peristiwa yang memicu munculnya perubahan kebutuhan.

Beberapa waktu lalu orang cukup membutuhkan PC untuk aktivitas internetnya, namun perubahan kondisi dengan semaki tingginya mobilitas seseorang, maka kini orang cenderung membutuhkan laptop, tablet dan smartphone untuk kebutuhan dunia mayanya.

Kini bahkan perkantoran pun cenderung memilih menyediakan laptop untuk karyawannya ketimbang PC.

3, Peristiwa atau kondisi yang membentuk harga
Kadang kala sebuah peristiwa membuat masyarakat semakin membutuhkan suatu produk melebihi sebelumnya atau ketika kondisi ini sedang tidak terjadi. Ini membuat harga produk menjadi lebih mahal.

Contohnya saja efek musim pernikahan pada permintaan bunga melati untuk roncean. Pada musim pernikahan permintaan bisa meningkat hingga 3 -5 kali lipat dan otomatis akan menghantarkan bunga melati menjadi lebih mahal ketika musim pernikahan.

4, Peristiwa atau kondisi yang membuat munculnya gaya hidup baru
Tadinya fotografi untuk pernikahan hanya sekedar berfungsi sebagai dokumentasi pernikahan. Namun dengan semakin maraknya trend modernitas di kalangan perkotaan.

Munculah bergam gaya hidup yang berkaitan dengan munculnya kebutuhan akan inovasi baru dalam dunia fotografi. Munculnya trend pemotretan prewedding, album candid hingga photo booth.

Ide-ide inovatif ini membuat pernikahan semakin semarak dan berkesan dan entah akan berkembang menjadi seperti apa lagi.

Contoh lain dari poin ini adalah semakin maraknya inovasi usaha kuliner di Indonesia sejak muncul gaya hidup wisata kuliner dalam beberapa tahun belakangan.

5, Peristiwa atau kondisi yang memunculkan sebuah ide usaha yang benar-benar baru
Pada poin pertama peristiwa atau kondisi tersebut membentuk pola kebutuhan atas produk yang sudah ada. Namun di sini awalnya produk atau penawaran atas produk tersebut belum ada tetapi kemudian jadi muncul karena reaksi dari kondisi yang ada.

Misalkan gini, dulu semua orang tua menyiapkan sendiri kebutuhan makanan untuk bayi mereka.

Namun dengan semakin berkembangnya situasi, para ibu sudah terlanjur sibuk sementara semakin tinggi pula kesadaran orang tua akan nilai nutrisi dan makanan sehat untuk anak, maka muncul usaha penjualan bubur bayi organik di kota-kota besar. Ide ini awalnya tidak ada dan menjadi muncul karena suatu peristiwa dan kondisi.

Artikel lain : Membidik peluang usaha baru? inilah syarat yang harus anda miliki

Itu tadi beberapa katalis alias tanda yang bisa menjadi acuan apakah sebuah peristiwa atau kondisi bisa Anda sebut sebagai peluang usaha Semoga tidak terlalu berteori dengan pengertian peluang usaha ya….

Karena seperti saya yakin Anda juga setuju, Anda tidak akan sukses kalau terlalu kenyang dengan teori tanpa benar-benar mencoba mempraktekan semua teori tersebut.

Tetapi menjalankan sebuah usaha tanpa mencoba melihat sama sekali teori kadang juga akan membuat Anda meraba. Karena sebenarnya teori sekalipun datang dari peristiwa di lapangan pada masa lampau. Jadi bisa jadi Anda bisa memahami peta di lapangan dengan mengacu pada teori. Makin pusing kan?