Mana Lebih Baik, Jual Kaos Bola Secara Online Atau Offline ? Baca Artikel Ini !!

Periode kejuaraan piala dunia akan menjadi salah satu masa yang menggairahkan untuk usaha bisnis jual kaos bola. Pasalnya dengan akan diselenggarakan piala dunia di pertengahan tahun nanti, sudah dapat dipastikan akan terjadi demam bola besar-besaran di kala itu.

Mana Lebih Baik, Jual Kaos Bola Secara Online Atau Offline ? Baca Artikel Ini !!
Image : sportbible.com

Kondisi macam ini selalu menjadi kesempatan emas yang tidak boleh luput untuk Anda manfaatkan sebagai pelaku usaha jual kaos bola. Sebab tidak setiap waktu terjadi peningkatan minat pasar dengan hal-hal yang berbau bola seperti di momentum macam ini.

Bagi Anda pelaku penjualan kaos bola, Anda bisa merujuk pada fakta dari tahun piala dunia sebelumnya. Tahun-tahun lalu. Beberapa pelaku usaha penjualan kaos bola model jersey saja mengaku mampu meningkatkan penjualannya hingga 100 %. Selama 2 bulan kisaran musim piala dunia, omset mereka bisa mencapai puluhan sampai ratusan juta.

Sangat menarik bukan? Apalagi di masa ini ketika segala prasarana sudah berkembang dengan jauh lebih baik dan tentu saja produsen kaos bola di Indonesia terus meningkat dengan kualitas produk yang semakin baik. Rasanya masa-masa peluang emas ini akan memberikan Anda banjir keuntungan.

Asal Anda tepat dengan cara dan teknik pemasaran dan penjualan Anda. Salah satu yang penting di sini adalah metode penjualan yang Anda pilih. Apakah dengan cara offline seperti dengan membuka toko atau dengan cara online dengan OL Shop?

Kedua cara ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Manakah yang lebih baik untuk Anda? Berikut ini beberapa poin terpenting yang perlu Anda ketahui dari model usaha jual kaos bola dengan cara offline maupun online.

  1. Penjualan offline
    Kalau pilihan Anda jatuh pada metode penjualan dengan toko offline, maka ada beberapa poin yang perlu menjadi perhatian Anda sebelum Anda memulai usaha, yakni

    1. Modal Anda akan lebih besar karena ada porsi khusus untuk sewa toko, renovasi dan juga pelayanan pramuniaga. Bahkan Anda mungkin juga harus mempertimbangkan pajak usaha, pajak bangunan dan lain sebagainya.
    2. Salah satu daya pikat dari sebuah toko adalah display dan tata toko, itu sebabnya bila perlu Anda melibatkan ahlinya untuk bisa merancang toko yang memikat konsumen penggemar bola. Aksesoris tambahan demi kepentingan ini juga akan menambah biaya.
    3. Pasar Anda sebenarnya terbatas dan sangat bergantung pada jumlah pengunjung. Itu sebabnya Anda harus bekerja keras demi bisa mendatangkan pengunjung ketoko Anda. Bukan hanya dengan display, tetapi juga dengan pelayanan yang ramah dan nyaman. Di sini Anda juga perlu melakukan tambahan jalur promosi dengan penyebaran brosur promosi penjualan kaos bola.
    4. Kepercayaan pasar lebih mudah Anda dapatkan karena konsumen dapat berinteraksi langsung dengan produk, dengan Anda sebagai pemilik dan dengan pelayanan yang nyata. Mereka bisa menilai sendiri apakah kaos bola yang Anda jual sesuai dengan kebutuhan mereka atau tidak karena bisa meraba bahkan menjajalnya sendiri. Selain itu sifat toko offline yang permanen membuat konsumen bisa mengajukan complain dengan mudah dan cepat.
    5. Fungsi display tidak hanya sebagai alat pamer tetapi juga sebagai alat perayu. Konsumen bisa melihat sendiri ragam pilihan produk kaos bola Anda dan dapat saja mereka akhirnya tergoda membeli satu lagi.
  2. Usaha toko online
    1. Untuk pilihan ini dari sisi biaya sebenarnya lebih miring dari bisnis dengan toko offline. Anda hanya membutuhkan biaya sekitar 1- 5 jutaan untuk pengelolaan jaringan penjualan via internet, pengelolaan gudang penyimpanan dan tenaga kasar sebagai pembungkus paket pengiriman dan tenaga kurir.
    2. Anda memang tidak diribetkan dengan desain toko dan display, tetapi Anda tetap harus membangun sebuah web dengan dukungan sosial media, e-forum dan sistem publisher yang tepat sehingga lagi-lagi dapat mendatangkan pengunjung ke toko online Anda harus mengetahui teknik tepat untuk mendatangkan pengunjung ke web Anda. Termasuk dalam membangun kepercayaan pasar yang tentu saja lebih sulit dari usaha dengan toko offline.
    3. Pasar Anda memang akan sangat luas, bisa jadi Anda akan menjual hingga ke luar negeri. Tetapi bukan berarti Anda akan dijamin sukses dengan teknik penjualan ini. Anda harus mampu menyesuaikan permintaan yang masuk dengan stok di gudang. Seringkali usaha macam ini kehilangan keseimbangan antara kemampuannya memasarkan produk dengan kapasitas produksi dan persediaan di gudang. Kabar buruknya, bila Anda selalu kekurangan stok, lama-lama konsumen akan jengah dan enggan datang lagi.

Sekarang, setelah Anda tau beberapa karakter dari usaha offline dan online, mana yang lebih baik menurut Anda? Usaha jual kaos bola dengan cara offline atau online? Semoga ulasan di atas bisa menginspirasi.