Cara Memelihara Kelinci Anggora Dan Cara Beternak Yang Baik Dan Benar

Cara memelihara kelinci anggora – Mengapa anda membutuhkan artikel ini? alasannya adalah karena beternak dan kelinci mungkin menjadi pilihan banyak orang yang ingin berwirausaha. Karena selain hasilnya juga terbilang lumayan, beternak kelinci juga bisa karena merupakan salah satu hobi yang dikembangkan.

Cara Memelihara Kelinci Anggora Dan Cara Beternak Yang Baik Dan Benar

Pilihan beternak dan budidaya kelinci sendiri tidak melulu untuk kebutuhan konsumsi saja, namun juga bisa ditujukan untuk kebutuhan penyedia hewan peliharaan.

Beberapa pilihan berternak hewan yang bisa menjadi pilihan untuk hewan peliharaan adalah seperti burung hias, ikan hias atau bahkan kelinci.

Untuk kelinci, salah satu jenis kelinci yang menjadi favorit dan memiliki harga jual yang cukup mahal adalah kelinci anggora. Maka dari itu para pemula butuh pengetahuan tentang cara memelihara kelinci anggora yang baik dan benar untuk mendapatkan hasil budidaya yang maksimal.

Alasan untuk membudidayakan atau beternak kelinci, selain karena harga jualnya yang mahal adalah karena terbilang relatif mudah jika anda teliti dan juga sekalian sebagai hiburan karena kelinci adalah hewan yang lucu dan menggemaskan.

Sehingga dalam perawatannya anda juga mendapatkan manfaat seperti anda memelihara kelinci tersebut untuk kesenangan diri anda sendiri.

Anda bisa membaca artikel ini untuk mengetahui bagaimana cara beternak kelinci anggora dan cara memelihara kelinci anggora yang baik sebagai peluang usaha atau hanya sekedar untuk mengetahui bagaimana cara perawatan kelinci anggora anda sebagai peliharaan.

Bagi anda yang ingin memulai untuk beternak kelinci anggora dan cara memelihara kelinci anggora, berikut ini telah dirangkum bagaimana cara beternak kelinci anggora mulai dari cara mempersiapkan kandangnya, memilih bibitnya, cara perawatannya, proses memanen hingga cara pemasarannya.

Namun sebelum kearah berternak dan cara memelihara kelinci anggora, akan baik jika kita mulai terlebih dahulu dengan mengenal kelinci anggora dari sejarahnya yang kemudian dilanjut untuk memahami sifat sifat dan karakteristiknya agar kita bisa tahu cara merawatnya lebih baik atau agar anda dapat membedakan antara kelinci jenis anggora dengan jenis lainnya, atau persilangannya atau malah dengan jenis kelinci yang berbeda dan memiliki ciri khas yang hampir sama.

Kelinci anggora adalah salah satu jenis kelinci yang berasal dari Turki. Bulu tebalnya yang menjadi pusat daya tarik kelinci yang lucu ini memang bukan tanpa alasan karena cuaca di Turki yang memang terkadang dingin.

Yang membuat kelinci jenis anggora ini menjadi terkenal seperti sekarang adalah ketika kelinci ini pertama kali ditemukan lalu dibawa oleh seorang pelaut inggris yang sedang dalam perjalanan menuju Perancis.

Dipercaya kalau waktu itu adalah tahun 1723 hingga akhirnya pada 1977 kelinci anggora ini menyebar sampai ke Jerman yang kemudian disusul ke berbagai negara di Eropa, Amerika hingga Asia pada tahun 1920. Bagaimana kelinci tersebut bisa sampai ke Indonesia?

Dipercaya juga bahwa kelinci tersebut dibawa oleh bangsa Belanda ketika masa penjajahan. Setelah mengetahui sejarah pendek dari dari mana kelinci anggora serta perkembangannya, selanjutnya yang perlu anda ketahuai adalah mengenal ciri ciri fisik dari kelinci anggora sebelum memulai cara beternak kelinci anggora.

Mengapa anda perlu mengerti ciri ciri fisik dari kelinci anggora? Simple saja yaitu agar anda tidak mudah tertipu jenis kelinci anggora asli atau kelinci yang sekedar berbulu tebal saja.

Belum lagi jika menyangkut kualitas dari kelinci tersebut jika tujuan anda adalah budidaya yang menghasilkan kelinci anggora yang berkualitas. Mengetahui dan memahami ciri ciri dari kelinci anggora bisa anda jadikan sebagai cara beternak kelinci anggora yang pertama dan berikut ini adalah ciri cirinya:

Bobot

Bobot dari kelinci anggora dewasa tidak terlalu berat yakni sekitar 2 hingga 4 kilo saja. Dibandingkan dengan kelinci pedaging yang bisa mencapai berat 10 kilo, kelinci anggora bisa terbilang kecil.

Oleh karena itulah kelinci anggora dibudidayakan bukan untuk diambil dagingnya melainkan sebagai peliharaan. Seandainya untuk dikonsumsipun, yang lebih diutamakan adalah bulunya.

Variasi Warna

Kelinci anggora bisa dibilang sebagai salah satu jenis kelinci yang memiliki banyak variasi warna. Untuk itu, mengenal warna dari kelinci anggora ini bisa dijadikan salah satu cara beternak kelinci anggora.

Pasalnya, yang akan menentukan harga jual dari kelinci anggora yang akan anda jual nantinya, selain dari kesehatan juga jenis kelincinya, kombinasi warna atau warna dari kelinci anggora juga bisa berpengaruh.

Variasi warna kelinci anggora adalah hitam, coklat, putih, hitam putih, bintik putih, oranye, agouti, atau juga bisa merupakan kombinasi dari warna tersebut.

Rambut

Kelinci anggora memang dikenal sebagai kelinci yang menumbuhkan banyak rambut. Rambutnya sangat tebal dan juga sangatlah lembut. Ingat, apabila anda menjual kelinci anggora berarti anda akan menjual penampilan dan kualitas fisik dari kelinci tersebut sehingga ciri ini sangatlah penting untuk dipahami dan setiap ciri khas dari kelinci anggora bisa memberikan harga tersendiri.

Umumya rambut dari kelinci anggora menutupi seluruh permukaan tubuh, bahkan hingga ujung kaki depan dan juga sampai ujung telinga. kesimpulanya cara memelihara kelinci anggora yang utama adalah bagian rambut sebagai tolak ukur keindahan kelinci tersebut.

Umur

Anggora masih terbagi lagi menjadi beberapa jenis yang juga bisa karena hasil persilangan. Umur dari kelinci anggora sendiri adalah sekitar 6 hingga 7 tahun.

Untuk kelinci betinanya, umumnya bisa melahirkan anak satu kali masa hidupnya sebanyak maksima 5 ekor. Oleh karena itulah, memilih indukan kelinci yang berkualitas sangat diperlukan.

Setelah mengetahui ciri ciri umum dari kelinci anggora, karena ada juga yang merupakan hasil persilangan, selanjutnya untuk cara beternak kelinci anggora dan cara memelihara kelinci anggora adalah memulainya dari mempersiapkan kandangnya.

Kandang dari kelinci anggora sendiri berbeda dengan kelinci pedaging, alasannya adalah seperti yang ada dalam ulasan. Kualitas bulu adalah hal utama.

Kandang

Kandang dari kelinci anggora, seperti yang dikatakan sebelumnya, berbeda dengan kelinci pedaging. Apabila kelinci pedaging bisa ditempatkan dalam kandang tertutup dimana ada beberapa kelinci dalam satu kotak kandang, cara memelihara kelinci anggora akan lebih baik jika menggunakan konsep kandang terbuka.

Alasan dari penggunaan kandang terbuka dalam cara beternak kelinci anggora adalah karena yang akan kita jual dari kelinci anggora adalah penampilan juga kondisi fisik dari kelinci tersebut. Kandang terbuka akan mengurangi kemungkinan kelinci anggora untuk mengalami stress.

Seperti yang kita ketahui bahwa kelinci adalah salah satu hewan yang terbilang sulit untuk dipelihara karena mudah stress.

Selain itu, alasan untuk penggunaan kandang terbuka adalah agar rambut dari kelinci anggora yang merupakan komoditas utama tidak mudah kotor, rontok atau juga masalah lainnya yang bisa disebabkan oleh dinding kandang.

Kandang terbuka dapat dibentuk dengan bentuk melingkar dengan diameter 20 meter atau lebih sesuai dengan jumlah kelinci anda. Yang perlu diperhatikan dalam memilih lokasi dari kandang terbuka untuk kelinci anggora adalah:

Suhu Udara

Faktor lain yang perlu diperhatikan dalam cara memelihara kelinci anggora adalah faktor suhu ruangan. Suhu udara dari lokasi untuk membuat kandang kelinci sudah umum dibuat di tempat yang bersuhu dingin.

Namun pastikan juga terdapat tempat yang terkena matahari langsung untuk kelinci kelinci tersebut berjemur. Dengan berjemur akan meminimalisir tumbuhnya jamur pada rambut mereka sehingga terbilang sehat. Pastikan juga terdapat tempat teduh agar kelinci dapat berteduh ketika hujan.

Tempat Minum

Meskipun kelinci bisa mendapatkan air dari sayur sayuran yang dia konsumsi, namun akan lebih baik juga apabila anda menyediakan tempat minum yang mudah dijangkau oleh kelinci tersebut.

Pagar

Agar kelinci anda tidak lari, sudah pasti cara memelihara kelinci anggora dan cara beternak kelinci anggora di kandang terbuka adalah dengan memagarinya.

Kelinci tidak bisa melompat atau memanjat pagar yang tinggi sehingga anda tidak perlu membuat pagar yang terlalu tinggi. Setidaknya setinggi 30 hingga 50 cm saja sudah cukup.

Predator

Meskipun konsep kandang terbuka memberikan keuntungan, namun ada juga resiko yang ada dari kandang terbuka yakni adalah resiko adanya predator yang mungkin akan mengincar kelinci anda seperti burung elang atau ular.

Oleh karena itu anda juga bisa membuat kandang semi terbuka guna menghindari predator dengan adanya sangkar atau anda mengeluarkan kelinci pada waktu tertentu.

Tempat Isolasi

Selain kandang utama, sediakan juga beberapa lokasi atau kandang khusus untuk tujuan tertentu. Tujuan pertama adalah untuk merawat bayi bayi kelinci sebelum akhirnya mereka dipisahkan dari induknya atau disapih.

Yang kedua adalah kandang untuk perawatan kelinci yang sakit agar kelinci lainnya tidak tertular penyakit yang diderita oleh kelinci tersebut.

Memulai Budidaya Kelinci Angggora

Setelah mengetahui ciri ciri dari kelinci anggora serta sudah menyiapkan lokasi yang nyaman dan juga layak untuk kelinci anggora anda, inilah saat untuk memulai cara beternak kelinci anggora. Baca baik baik agar tidak salah langkah dalam memulainya.

Memilih Bibit

Langkah pertama untuk memulainya jelas anda harus memilih indukan yang merupakan bibit unggul dari kelinci anggora jika anda memang belum memiliki indukannya. Nah sebelum memilih, berikut ini ada beberapa jenis kelinci anggora:

  • Kelinci Anggora Inggris atau Anggora Rabbit British Breeds

Ciri umumnya adalah memiliki rambut yang tumbuh di bagian telinga dan hampir seluruh wajah kecuali hidung. Warnanya adalah putih, oranye, atau campuran dari warna tersebut. Beratnya adalah 2 hingga 4 kilogram.

  • Kelinci Anggora Giant atau Giant Anggora Rabbit

Ciri umum dari kelinci ini adalah beratnya yang bisa mencapai 6 kilogram dan merupakan keinci anggora yang terbesar.

Tidak hanya tubuhnya saja yang besar, rambutnya juga mengembang sehingga semakin menunjukkan kalau kelinci ini sangat besar. Merupakan hasil rekayasa yang ditujukan selain untuk peliharaan juga untuk penghasil wol.

  • Kelinci Anggora Satin atau Anggora Rabbit Satin Breeds

Kelinci ini merupakan hasil perkawinan silang dari kelinci jenis satin dengan kelinci anggora. Hasilnya memiliki warna seperti kelinci satin namun memiliki rambut yang lebat ciri khas anggora. Hanya telinganya saja yang jarang ditumbuhi rambut.

  • Kelinci Anggora Perancis

Kelinci anggora jenis ini terbilang cukup besar dengan berat 3,5 hingga 5 kilogram. Rambutnya cenderung berwarna cerah atau broken. Rambutnya juga terkadang menutupi matanya.

  • Kelinci Anggora Jerman

Kelinci ini cenderung memiliki berat yang diatas rata rata yanki 2 hingga 6 kilogram bahkan bisa mencapai bobot yang lebih. Kelinci anggora jenis ini memiliki rambut yang lebih pendek dan rapi ketimbang jenis jenis anggora lainnya.

Nah itulah beberapa jenis kelinci anggora yang sering ditemukan dan juga diperjual belikan, anda bisa memilih salah satu dari jenis kelinci anggora diatas sebelum mulai mencari bibitnya.

Salah satu tips yang bisa anda lakukan adalah anda bisa mencari jenis kelinci anggora yang memang sedang ramai dicari di pasaran.

Setelah mengetahui jenis jenisnya, anda harus memahami ciri indukan kelinci anggora yang sehat sebagai cara beternak kelinci anggora selanjutnya. Ciri cirinya adalah sebagai berikut:

Kesehatan Kelinci

Ciri yang pertama dari indukan kelinci anggora yang unggul adalah kesehatan kelinci dalam rupa fisik yang sempurna seperti bentuk kepala, bentuk kaki, bentuk badan, bentuk telinga, bentuk mata dan lainnya.

Umur

Jangan pilih indukan kelinci yang sudah terlalu tua. Kelinci setidaknya berumur antara 5 hingga 6 tahun dan untuk bereproduksi setidaknya ketika berumur 3 atau 4 tahun.

Jika indukan kelinci sudah berumur tua bisa ada kemungkinan kelinci tersebut telah bereproduksi dan jika harus bereproduksi lagi, maka hasilnya tidak akan maksimal.

Karakter

Selain kesehatan fisik, salah satu yang perlu dicek sebagai salah satu cara beternak kelinci anggora dalam memilih indukan yang baik adalah karakter dari kelinci tersebut.

Apakah kelinci tersebut bergerak aktif atau hanya diam tanpa bergerak atau malas. Jika tidak, bisa ada kemungkinan kelinci tersebut sedang sakit.

Berat

Memilih indukan kelinci yang baik dari beratnya memang tergantung dari jenis kelincinya. Namun setidaknya adalah memiliki berat 2 hingga 3 kilo untuk kelinci anggora biasa.

Perawatan

Untuk langkah kedua dari cara beternak kelinci anggora yang bisa anda ikuti adalah perawatan.

Perawatan ini terdiri dari dua bagian yakni pemberian makan lalu selanjutnya adalah perawatan khusus untuk kelinci anggora. Berikut ini adalah beberapa catatan pentingnya.

Pemberian Makan

Pemberian makan adalah salah satu faktor yang dominan dan juga yang penting dalam budidaya kelinci anggora. Seperti yang telah diketahui jika kelinci adalah hewan yang sensitif dan terbilang mudah mati baik karena lingkungannya namun juga dari makananya.

Nah berikut ini ada beberapa jenis makanan yang disukai dan baik untuk pertumbuhan kelinci anggora, seperti:

  • Pakan rumput dan sayuran
  • Makanan dari limbah pertanian
  • Biji bijian
  • Makanan konsentrat
  • Pellet

Untuk pemberian makan berupa sayuran, akan lebih baik jika anda melayukan atau membuat layu terlebih dahulu sayuran tersebut. Cara beternak kelinci anggora dalam pemberian pakan tersebut dimaksudkan agar setelah mengkonsumsi sayuran tersebut, kelinci tidak kembung.

Kembung ini bisa mengakibatkan kematian bagi kelinci, oleh karena itulah pastikan makanan kelinci tersebut disiapkan dengan baik. Apabila ada makanan yang tidak habis, segera dibersihhkan agar tidak menimbulkan jamur.

Cara beternak kelinci anggora dalam waktu pemberian makan adalah terbagi menjadi tiga seperti berikut ini:

  • Pakan Padat pada jam 8 Pagi

Untuk pemberian makanan padat seperti pellet atau ampas tahu bisa dilakukan jam 8 pagi. Karena makanan jenis ini cukup padat dan sedikit mengandung air, sediakan juga air yang cukup di dalam kandang.

  • Sayuran layu jam 1 siang

Selain makanan padat di pagi hari, selanjutnya anda bisa memberikan sayuran layu di jam 1 siang. Sayuran layu ini baik untuk pencernaan kelinci. Anda bisa memberikan misalnya sebatang wortel untuk 1 kelinci.

  • Rumput layu dan pakan padat pada jam 7 malam

Kelinci adalah hewan nocturnal yang membuatnya juga aktif di malam hari. jadi anda bisa memberikan makanan padat atau rumput layu pada jam 7 malam. Jangan lupa juga untuk mengisi penuh tempat minumnya agar tidak terjadi dehidrasi.

Perawatan Rambut Atau Bulu

Selain perawatan dalam hal pemberian makanan, perawatan yang juga penting bagi kelinci anggora adalah bulu atau rambutnya.

Hal ini dikarenakan karena kelinci anggora mengandalkan rambut dan bulunya sebagai nilai jual utama. nah berikut ini ada beberapa cara beternak kelinci anggora dalam hal penampilan.

  • Rambut atau Bulu Kelinci Anggora

Rambut atau bulu pada kelinci anggora sangat cepat tumbuh. Bagi anda yang menerapkan jenis kandang terbuka, ada baiknya jika anda memotong rambut atau bulu dari kelinci anggora secara berkala agar rambutnya tidak menyentuh tanah atau menjadi tempat tumbuh jamur. Hal ini penting untuk menjaga kesehatan dari kelinci anggora tersebut.

  • Memandikan Kelinci Anggora

Salah satu cara untuk merawat rambut atau bulu dari kelinci anggora adalah bisa dengan memandikannya. Ada beberapa langkah yang bisa anda lakukan yakni yang pertama siapkan beberapa handuk kering dan juga hair dryer. Hal ini penting agar kelinci anda tidak kedinginan.

Selanjutnya untuk memandikannya adalah dengan menggunakan shampoo bayi dan juga air hangat. Lakukan secara cepat, merata dengan memperhatikan sudut sudut yang mungkin kotor.

Dilakukan dengan cepat agar kelinci anda tidak kedinginan. Segera angkat, keringkan dengan handuk dan kombinasikan dengan penggunaan hari dryer.

Memandikan kelinci hanya ada dalam cara memelihara dan beternak kelinci anggora dan tidak ada dalam perawatan kelinci lainnya. Alasannya adalah agar kelinci tersebut terhindar dari penyakit dan juga jamur, serta menjaga bulunya tetap indah dan memiliki harga jual yang tinggi.

Untuk perawatan lainnya anda bisa menggunakan sisir yang lubangnya tidak terlalu rapat untuk mengatur rambut atau bulu kelinci agar terlihat lebih rapi dan untuk kelinci anggora yang masih terlalu muda, akan lebih baik jika anda merapikan bulu bulunya saja dan tidak perlu hingga dimandikan karena memiliki potensi kesehatan yang buruk nantinya.

Perawatan Kelinci Yang Sakit

Kelinci juga memiliki beberapa penyakit yang bisa menyerang. Salah satunya adalah diakibatkan oleh jamur akibat kurangnya terkena sinar matahari. Nah, berikut ini ada beberapa ciri kelinci yang sakit hingga jenis penyakit dan juga cara mengatasi penyakitnya sebagai salah satu cara beternak kelinci anggora.

Akan lebih baik apabila kelinci yang sakit dipisah dalam kandang khusus untuk menghindari kemungkinan terjadinya penularan.

Ciri kelinci yang tidak sehat:

  • Tidak nafsu makan
  • Tidak banyak bergerak
  • Perut buncit
  • Tampak perubahan fisik seperti mata memerah, berair atau hidung ingusan
  • Suhu tubuh dingin atau panas berbeda
  • Urine yang berbeda
  • Feses yang berbeda
  • Menyendiri

Sedangkan selain itu juga ada beberapa penyakit kelinci yang sering mengganggu atau menyerang kelinci anggora anda, berikut ini beberapa contohnya yang umum terjadi dan cara mengatasinya.

  • Radang Mata

Ciri : Mata memerah, berair bahkan bernanah

Penyebab : infeksi akibat debu, benda tajam, kekurangan vitamin A, bakteri dll

Penanganan : Oleskan salep antibiotic seperti Chloramphenical

  • Kaki Bengkok

Ciri : Kaki, kuku dan bulu tumbuh tidak sempurna

Penyebab : Kekurangan vitamin D

Penanganan : menambahkan nutrisi vitamin D dan memperbanyak berjemur dibawah sinar matahari

  • Kanibal

Ciri : Menyerang dan menggigit kelinci lainnya

Penyebab : Kekurangan pakan, minum atau stress

Penanganan : Jangan mencampur kelinci berbeda ukuran dalam satu kandang, berikan pakan dan minum yang cukup

  • Enteritis kompleks

Ciri : tidak bisa pup secara normal, warna pup hijau gelap, bau dan berlendir. Tubuh tampak kurus dan lesu

Penyebab : salah makanan, tidak cocok

Penanganan : mengganti makanan, beri air minum bercampur antibiotic.

  • Yong Doe Syndrom

Ciri : terjadi pada kelinci betina yang sedang menyusui, terjadi pembengkakan pada kelenjar susu atau puting susu

Penyebab : Septicemia karena mastitis

Penanganan : isolasi, suntikan penicillin, sulfa strong, oxylin atau sulmethonil.

  • Sembelit

Ciri : tidak bisa berak, kencing sedikit

Penyebab : Pakan serat kasar dan kurang minum

Penanganan: berikan air minum yang cukup, ganti pakan dengan yang segar dan berair

Masih ada beberapa penyakit lainnya yang sering mengganggu kesehatan kelinci anggora seperti, radang paru karena cuaca terlalu lembab dan dingin yang bisa diatasi dengan penisilin dan lain lain, penyakit telinga karena kutu yang bisa diatasi dengan obat pembasmi kutu

Favus akibat gangguan jamur yang bisa diatasi dengan salep belerang, cacingan, kokkidiosis dan pasteurellosis yang diakibatkan oleh makanan yang kurang baik dan sehat.

Sehingga ada kuman atau bakteri yang masuk dalam tubuh. Bisa dihindari dengan kebersihan kandang yang selalu dijaga dan mutu makanan terjaga.

Pemasaran

Setelah mengetahui bagaimana mencari lokasi atau jenis kandang pas untuk memelihara kelinci anggora, pemilihan bibit unggul, juga perawatan tibalah hingga langkah pemasaran untuk hasil dari cara beternak kelinci anggora.

Sebelum dipasarkan tentunya kelinci anda akan dikembang biakkan. Setelah melahirkan, tunggu setidaknya 2 hingga 4 bulan hingga bisa disapih atau dipisahkan dari menyusui dari induknya.

Sedangkan untuk cara promosi dan pemasaran, anda bisa mengandalkan dengan penawaran pada toko pet shop atau toko hewan peliharaan. Atau dengan mengandalkan teknologi anda bisa menjualnya secara online agar lebih mudah bersaing.

Nah, itu jika anda akan menjual kelinci anggora anda sebagai hewan peliharaan, lalu bagaimana jika anda akan menjualnya sebagai bibit atau per pasang siap kawin? Anda bisa menggunakan cara yang sama untuk pemasaran atau penjualannya.

Setelah anda mengetahui cara memelihara kelinci anggora dan beternak kelinci anggora yang baik, maka anda juga perlu untuk mengenali harga pasaran dari kelinci anggora.

Harga ini belum termasuk dengan keindahan bulu, keunikan warna dari kelinci anda dan juga kelebihan kelebihan lain. namun secara garis besar harga dari kelinci anggora adalah sebagai berikut:

  • Sepasang Kelinci Anggora siap produksi – 500 hingga 600 ribu rupiah
  • Kelinci anggora umur 2 bulan – 50 hingga 70 ribu rupiah
  • Kelinci anggora umur 5 bulan – 120 hingga 130 ribu rupiah
  • Kelinci anggora hias umur 2 bulan – 70 ribu rupiah keatas, bergantung pada keunikan serta jenisnya.
  • Sepasang kelinci anggora hias – 700 hingga 800 ribu rupiah bergantung pada keunikan serta jenisnya.
  • Anakan anggora biasa – 50 hingga 60 ribu rupiah
  • Anakan anggoora lokal – 45 hingga 55 ribu rupiah
  • Kelinci anggora dewasa siap kawin – 250 hingga 300 ribu rupiah

Nah itulah beberapa ulasan seputar cara memelihara kelinci anggora dan beternak kelinci anggora yang bisa anda tekuni sebagai salah satu peluang usaha agrobisnis dan sebagai jalan untuk berwirausaha.

Kelinci anggora merupakan salah satu hewan budidaya yang mudah dan tergolong mudah untuk dijual. Perawatannya pun tidak begitu sulit selama anda teliti dalam perawatan dari kelinci tersebut.

Pencarian Terkait :

Cara memelihara kelinci anggora dengan baik, gambar kelinci, gambar sepasang kelinci putih lucu