Berapa Modal Buka Usaha Ternak Ikan Nila Segar?

Baca Juga :

Buka Usaha Ternak Ikan Nila – Untuk meningkatkan asupan protein hewani para warganya, pemerintah melalui kementerian terkait menganjurkan masyarakat untuk mengkonsumsi ikan. Salah satu ikan air tawar yang banyak dikonsumsi masyarakat adalah ikan nila. Hal inilah yang membuat prospek budidaya ikan memiliki potensi keuntungan yang luar biasa.

Berapakah modal awal untuk membuka usaha ternak ikan nila? Untuk ternak ikan nila diperlukan modal awal sebesar Rp 9.000.000. Jumlah uang sebesar ini akan digunakan untuk membuat kolam ikan Rp 3.500.000, membeli benih ikan nila Rp 1.000.000 dll. Modal awal juga digunakan untuk memenuhi biaya operasional selama 4 minggu ke depan.

Buka Usaha Ternak Ikan Nila

Berapa modal buka usaha ternak ikan nila?

Budidaya ikan nila tidak terlalu sulit karena ikan air tawar yang satu ini bisa hidup di hampir semua tempat. Ada peternak yang membudidayakan ikan nila di kolam, di empang, di sawah, bahkan ikan nila bisa hidup di kolam terpal sekalipun. Perawatan ikan nila juga tidak terlalu sulit sehingga budidaya ikan nila cocok dilakukan oleh siapa saja.

Untuk budidaya ikan nila dibutuhkan modal awal untuk membeli berbagai perlengkapan yang akan kami rinci di bawah ini:

Nama ItemHargaTotal
Biaya pembuatan kolam ikanRp 3.500.000 
Pembelian benih ikan nilaRp 1.000.000 
Pompa airRp 700.000 
Macam macam perlengkapan kolamRp 800.000 
Jumlah Rp.6.000.000

Jika semua kebutuhan di atas bisa dipenuhi, modal awal yang masih tersisa harus digunakan untuk keperluan biaya rutin bulanan dengan rincian di bawah ini:

  • Biaya untuk membeli pakan ikan Rp 1.500.000
  • Biaya untuk vaksin dan obat obatan Rp 500.000
  • Pakan tambahan Rp 500.000
  • Biaya untuk air dan listrik Rp 500.000
  • Total Rp 3.000.000

Dimanakah lokasi strategis usaha ternak ikan nila?

Tempat paling strategis untuk usaha ternak ikan nila adalah lokasi yang terdapat ketersediaan air untuk mengisi kolam ikan. Lokasi tersebut bisa di sekitar rumah, di sawah, tambak yang dibuat secara khusus untuk memelihara ikan nila atau di keramba pada sebuah waduk. Agar ikan nila bisa tumbuh dan berkembang secara baik mutu air kolam juga harus memenuhi standar yang dibutuhkan.

Air sungai yang sudah tercemar dengan limbah pabrik seharusnya tidak digunakan untuk mengisi kolam ikan. Limbah pabrik bukan saja berpengaruh terhadap perkembangan ikan nila tetapi juga pada kesehatan manusia, selain kualitas air, kuantitas air juga sangat penting agar kolam bisa terisi secara penuh dan ikan bisa bergerak secara bebas.

Selain bisa mengambil air dari sungai, kita juga bisa memanfaatkan air tanah sebagai pengganti air sungai. Namun mengambil air tanah untuk mengisi kolam ikan dipandang sebagai cara yang kurang efektif karena membuat sumur memerlukan biaya yang tidak sedikit. Namun untuk daerah yang kekurangan air bersih penggunaan air sumur untuk kolam ikan nila bisa direkomendasikan.

Faktor lain yang harus diperhatikan ketika membangun kolam ikan nila adalah faktor alam dan lingkungan. Dalam hal ini anda harus menganalisa lokasi yang akan digunakan untuk membangun tambak.

Pilihlah lokasi tambak ikan yang yang tidak mudah mengalami banjir. Jika ada banjir datang pastikan anda bisa membuat saluran buangan air di sekitarnya agar air tambak tidak meluap.

Budidaya ikan nila merupakan salah satu usaha yang memiliki potensi keuntungan yang luar biasa. Usaha yang satu ini bisa dilakukan oleh siapa saja dan tidak memerlukan biaya yang terlalu besar. Agar ternak ikan nila anda sukses pemilihan lokasi harus dilakukan dengan teliti.

Baca Juga :