Memahami Cara Ternak Kambing Etawa, Dalam Skala Bisnis Budidaya

0
299

Cara Ternak Kambing Etawa – Belakangan nama kambing etawa memang mulai menggusur kambing model biasa dan banyak peternak kambing mulai melirik kambing etawa sebagai peliharaan mereka. Nilai jual kambing yang lebih tinggi membuat kambing etawa nampak lebih menarik bagi para pelaku usaha ternak.

Kambing etawa memiliki susu yang terkenal enak dan juga kaya akan khasiat. Sedang daging dari kambing etawa sudah tentu lebih banyak dan diyakini memiliki kualitas serat daging lebih baik dari daging kambing biasa, sehingga lebih nikmat dimakan. Karena bentuknya yang lebih besar, bahkan kulit kambing etawa juga disukai para penyamak kulit karena memiliki ketebalan dan kekenyalan yang sesuai untuk kerajinan.

Memahami Cara Ternak Kambing Etawa, Dalam Skala Bisnis Budidaya
Memahami Cara Ternak Kambing Etawa, Dalam Skala Bisnis Budidaya

Tidak berhenti dari kemampuan ekonomisnya, rupanya bentuk etawa yang unik juga menarik minat para penghobi binatang untuk memeliharanya sebagai koleksi. Bahkan beberapa kontes diselenggarakan untuk melombakan jenis kambing satu ini. Biasanya kemampuan dan kekuatannya menjadi aspek penilaian dalam kontes.

Baca juga :  Cara Membuat Kandang Kambing Etawa Untuk Pebisnis Pemula

Menanjaknya popularitas kambing etawa memang membuat banyak pelaku usaha peternakan mulai tergiur dengan potensi yang tersimpan dari kambing yang memang berperawakan lebih besar dari kebanyakan kambing ini.

Dan mungkin Anda sendiri juga menjadi salah satu yang tertarik untuk mulai menjajal usaha ternak kambing etawa. Untuk Anda yang masih awam, sebenarnya tidak terlalu berat memulai usaha ini asal Anda memahami dengan baik cara ternak kambing etawa.

Tak sulit sebenarnya karena prinsip dasar dari cara ternak kambing etawa sendiri hanya terdiri dari 3 poin, yakni penyediaan bibit, pemberian pakan dan perawatan. Pahami ketiga aspek ini dan dengan mudah Anda menghasilkan dari usaha kambing etawa ini dengan memuaskan. Dan berikut ini informasi lebih lanjut mengenai 3 poin tersebut :

  1. Aspek penyediaan bibit
    Untuk memulai usaha Anda butuh menyediakan bibit kambing etawa. Anda tidak bisa sembarangan membeli bibit karena kondisi bibit yang kurang sehat dan tidak sempurna bisa menurunkan kualitas produksinya, baik dari sisi massa ototnya, maupun susu yang dihasilkan.

    Untuk indukan sebaiknya pastikan Anda membeli etawa yang sudah matang umur, yakni sekitar 1,5 tahun dengan kondisi fisik tidak cacat, tubuh lurus dan simetris, kaki tampak kokoh dan cenderung jinak.

    Sedang untuk bibit kambing etawa sebagainya Anda mencari yang usianya sudah menginjak usia 3 bulan karena sudah cukup umur untuk disapih dari indukannya. Karena bila terlalu muda, kambing akan kesulitan beradaptasi dengan lingkungan baru tanpa indukan menyertainya. Kondisi kambing mudah juga harus tampak sehat, matanya bening dengan kondisi tubuh tanpa cacat dan terlihat cukup gemuk.

  2. Aspek pakan
    Secara umum Anda bisa memberikan kambing Anda asupan pakan rumput sebagaimana biasanya kambing lokalan. Hanya saja untuk meningkatkan kualitas susu atau meningkatkan massa otot dan dagingnya, Anda bisa menambahkan asupan bekatul yang mengandung lebih banyak nutrisi bersama konsentrat pakan yang sudah Anda sesuaikan untuk tujuan ternak.

    Biasanya konsentrat pakan pabrikan sudah menyediakan ragam model pakan sesuai dengan tujuan ternak, apakah untuk usaha susu, pedaging atau malah kambing kontes. Tentu saja karena dibutuhkan nutrisi yang berbeda dan secara spesifik untuk memenuhi produksi yang sesuai dengan yang diharapkan. Pada umumnya takaran 3 : 1 antara bekatul dan konsentrat menjadi standar pakan.

  3. Aspek perawatan
    Masalah perawatan tak hanya terpaku pada masalah persiapan kandang, meski pada kenyataannya kandang menempati posisi penting untuk membantu kualitas kambing. Kandang yang sehat adalah kandang yang memiliki cukup aliran udara, terpapar cukup sinar matahari, tidak lembab dan mudah untuk dibersihkan. Kandang yang kotor akan menyebabkan kualitas susu menurun dan kondisi kambing tidak fit sehingga tidak bisa gemuk maksimal.

    Selain masalah kandang, Anda perlu pula memperhatikan masalah pemijahan, baik untuk Anda yang menjalankan usaha kambing pedaging atau susu. Anda membutuhkan suplai kambing untuk memenuhi target kambing pedaging Anda, sedang Anda perlu membuat indukan terus menghasilka susu dengan terus memiliki anak.

    perhatikan usia matang kambing sekitar usia 1,5 tahun dan sedang pada masa birahinya. Yang perlu Anda lakukan adalah dengan menyatukan sepasang kambing dewasa yang tengah berahi dalam satu kandang. Biasanya kambing dewasa akan tampak gelisah dan kemaluannya terus aktif selama masa birahi. Setelah itu pisahkan untuk memberi kenyamanan pada kambing betina yang hamil selama 5 bulan sampai mereka melahirkan.

Itulah beberapa dasar dari perawata dan cara ternak kambing etawa. Masing banyak informasi yang perlu Anda pahami seputar perawatan dan cara ternak kambing etawa. Jangan takut bertanya untuk menambah ilmu Anda sebelum Anda benar-benar terjun dalam bisnis ternak ini.

Sumber gambar : www.setawa.blogspot.com

cara ternak kambing etawa dan berbisnis

LEAVE A REPLY