Kemolekan Ngarai Cantik Air Terjun Sri Gethuk Wonosari

Tak ada habisnya memang bila kita membahas mengenai pesona alam dari kawasan Wonosari dan Gunung Kidul. Kawasan yang kaya akan perbukitan karst ini justru menyimpan sejuta pesona yang menunggu untuk ditemukan. Dan kali ini kita akan mencoba mengulas satu kawasan wisata yang tersembunyi di balik deretan bukitan karst, air terjun Sri Gethuk Wonosari.

Kemolekan  Ngarai Cantik Air Terjun Sri Gethuk Wonosari
Kemolekan Ngarai Cantik Air Terjun Sri Gethuk Wonosari

Bila selama ini kita mengenal kawasan Gunung Kidul dengan kawasan garis pantainya yang memanjang lengkap dengan pesona batuan karangnya yang menyapa pantai dan bukit-bukit yang membingkai. Atau mungkin daya tarik wisata bawah tanahnya yang eksotis dan misterius lengkap dengan petualangan menawan menyusuri kedalaman bumi, maka kali ini kita jumpai satu air terjun sarat pesona yang memberi Anda sisi keindahan lain dari Gunung Kidul.

Air terjun Sri Gethuk Gunung Kidul ini berada di kawasan Dusun Menggoran, Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul. Lokasinya berada di tepian sunga Oya, jadi ketika Anda ingin menyambangi lokasi wisata cantik ini, maka yang perlu Anda lakukan adalah menyusuri sungai Oya. Itu pula sebabnya sangat disarankan untuk berkunjung ketika musim kering karena ketika musim penghujan maka debit air akan sangat besar dan cukup berbahaya untuk bermain di dalam kawasan air terjun.

Untuk bisa mendekat ke arah air terjun Sri Gethuk wonosari ini sebenarnya tidak sulit, tetapi penuh tantangan. Lokasinya mudah dijangkau meski berada di tepian sungai, jadi mau tidak mau Anda harus melalui jalur sungai untuk bisa merambah ke are air terjun ini.

Perjalanan dari kota Yogya juga tidak sulit, cukup menyusuri jalur menuju kawasan Wonosari, tepat setelah setelah Lapangan Playen, Anda akan menemukan pertigaan dimana terdapat papan plang besar petunjuk jalan menuju air terjun Sri Gethuk Wonosari ini. Ikuti saja petunjuk jalan yang menyusuri jalan raya sempit menyisir bukit ini.

Jalan raya ini terbilang cukup baik, meski menjelang mendekati kawasan wisata justru jalan sedikit bergelombang, tetapi sudah jauh lebih baik dari beberapa tahun sebelumnya. Tampaknya pemerintah lokal menyadari pentingnya sarana yang memadai untuk meningkatkan kunjungan ke lokasi wisata ini.

Memasuki kawasan wisata Sri Gethuk Wonosari, Anda akan disambut oleh gerbang besar yang tampaknya masih anyar. Anda akan dikenakan tariff Rp 5 ribu perorang di pintu ini. Kawasan ini melingkupi beberapa destinasi wisata selain sungai Oya dan air terjun Sri Gethuk, antara lain goa Rancang Kencana.

Perjalanan dari gerbang akan masih sekitar 800 m untuk kemudian Anda harus menyusuri sungai Oya dengan menggunakan rakit khusus yang dibuat dari rakitan drum dan bambu hasil swadaya masyarakat setempat desa Bleberan.

Perjalanan menyusuri sungai Oya di musim kering akan memberi Anda suguhan surga tersendiri. Semburat hijau kebiruan bahkan tampilan air dalam rona toska menyapa Anda dalam perjalanan singkat ini. Belum lagi panorama unik tepian sepanjang sungai dengan dinding tebing karst yang berpadu dengan lebatnya tanaman di tepian sungai. Memberi Anda nuasa cantik tersendiri seakan berada dalam surga duniawi.

Dan perjalanan sungai Anda akhirnya mempertemukan Anda dengan tepian sungai di mana air terun Sri Gethuk Wonosari berada. Sebuah rangkaian batu karst berundak dengan beberapa batu besar yang mengitari serta air terjun yang menyusuri batuan dengan cantiknya. Beberapa cerukan air terbentuk dari proses hempasan air terjun membentuk kolam-kolam cantik di dalam area air terjun. Air terjun sendiri berasal dari 3 buah sumber air, yakni sumber Kedung Poh, Ngandong dan Ngumbul.

Menurut kisah rakyat setempat, dalam air terjun ini terdapat kethuk atau gamelan milik Jin Anggo Meduro, penunggu dari air terjun Sri Gethuk Wonosari ini. Dari kisah inilah kemudian muncul nama Sri Gethuk Wonosari.

Baca juga: Wisata taman safari prigen

Namun terlepas dari kisah legenda yang melatarinya, air terjun Sri Gethuk Wonosari ini memang memiliki daya pikat dan kemistisan tersendiri. Nuansa yang hadir dari gerakan air menyusuri bebatuan karst menimbulkan kesan damai, sejuk sekaligus mistis. Berpadu cantik dengan bentukan bebatuan yang curam dan besar, serta kemolekan pantulan cahaya matahari yang menyinari sungai berwarna kehijauan. Jelas sebuah surga sempurna di balik gersangnya tanah Gunung Kidul.-Tim Siap Bisnis-

Sumber gambar: www.themisanthropesjournal.blogspot.com