Cara Budidaya Jamur Tiram, Peluang Usaha Rumahan Yang Menjanjikan

Bududaya jamur tiram mengharuskan untuk memiliki ketekunan khusus. Anda harus memiliki strategi yang tepat. Tidak ada salahnya untuk mengikut langkah mereka yang sudah sukses. Jadi tidak hanya sekedar numpang lewat, membuang waktu, energi, dan uang untuk bisnis.

Cara Budidaya Jamur Tiram, Peluang Usaha Rumahan Yang Menjanjikan
image : Merdeka.com

Yang menjadi pertanyaannya kemudian adalah kenapa harus memilih usaha budidaya jamur tiram ini?

Kini jamur tiram semakin populer di Indonesia. Pasalnya sudah cukup banyak para petani yang memilih membudidayakan jamur yang mirip seperti payung ini. Terlebih lagi investasi murah dengan hasil yang sangat menjanjikan membuat jamur tiram ini dijadikan sebagai lahan bisnis yang cukup prestisius.

Terlebih lagi, para pelaku budidaya tidak perlu repot-repot membuat bibit sendiri. Hal ini dikarenakan saat ini bibit jamur tiram sudah banyak yang dikemas dalam bentuk baglog. Bahkan Anda bisa mendapatkannya dengan sangat mudah.

Untuk memulai budidaya jamur tiram ini, supaya lebih mudah dan tidak membuat repot maka sebaiknya Anda memilih bibit jamur tiram yang sudah dikemas dalam baglog. Terlebih lagi untuk para pemula.

Kenapa demkian? Jika Anda memilih untuk membuat bibit jamur tiram sendiri, dikhawatirkan tidak bisa maksimal. Hal ini dikarenakan membuat bibit sendiri cukup rumit untuk dilakukan.

Untuk lebih mudahnya, lebih baik Anda beli saja baglog yang sudah jadi saja. Setelah itu Anda tinggal menumbuhkannya sampai nanti bibit jamur tiram tumbuh secara maksimal dan siap untuk dipasarkan.

Mencegah Hama Pada Jamur Tiram

Setelah Anda membeli baglog jamur tiram, hal penting untuk diperhatikan adalah mencegah agar supaya baglog tersebut tidak ditumbuhi oleh hama.

Kenapa dikatakan mencegah, sebab dalam hal ini Anda tidak bisa memprediksi kapan tanaman jamur tiram tersebut akan diserang hama. Jadi dalam hal ini yang bisa dilakukan hanyalah tindakan pencegahan saja.

1. Faktor Lingkungan
Lingkungan bisa dikatakan sebagai faktor utama yang bisa menjadi penyebab tumbuhnya hama dan penyakit untuk tanaman jamur tiram Anda. Untuk tindakan pencegahannya, lakukan penyemprotan formalin secara rutin terutama di daerah sekitar kumbung.

2. Ulat
Ulat bisa dibilang sebagai salah satu hama perusak jamur tiram. Hama ulat seperti ini muncul umumnya lantaran tempat budidaya jamur tiram yang terlalu lembab, kotor, serta kondisi kumbung yang kurang terawat.

Oleh sebab itu, cegahlah dengan cara selalu membersihkan kumbung dan rak jamur. Jangan lupa untuk mengangkat sisa bonggol jamur serta jamur yang tidak dapat dipanen. Selain itu, bersihkan juga jamur-jamur kecil atau yang lebih dikenal dengan jamur hama.

Perlu Anda ketahui juga bahwa hama ulat ini sering muncul terutama pada saat memasuki musim hujan. Pada musim ini kelembaban udara menjadi berlebih sehingga tempat budidaya menjadi basah.

Untuk tindakan pencegahannya Anda bisa membangun sirkulasi udara di kumbung itu sendiri. Bukalah selalu lubang sirkulasi udaha saat musim hujan dan sebaiknya hentikan terlebih dahulu tindakan penyiraman.

3. Kepik
Hama lain yang juga sering menyerang jamur tiram adalah kepik. Kepik ini sering muncul dikarenakan adanya pangkal jamur yang masih tertanama di baglog. Perlu diperhatikan juga jika kepik ini merupakan cikal bakal datangnya hama ulat.

Untuk tindakan pencegahannya adalah dengan cara rutin membersihkan kumbung, menyemprotnya dengan menggunakan formalin, serta meletakkan kumbung tidak terlalu dekat dengan kandang ternak.

Sebenarnya hal paling penting agar supaya jamur tiram yang sedang Anda budidayakan tidak terserang hama adalah dengan cara selalu menjaga kebersihan rak dan juga kumbung itu sendiri.