Baca Juga :

Promosi digital memang sudah menggeser promosi secara konvensional. Sebab, selain cepat dan praktis, promosi digital juga memudahkan evaluasi karena hasilnya yang lebih mudah untuk diukur. Promosi melalui media online juga sangat erat hubungannya dengan jangkauan yang lebih luas dan tidak terbatas. Ada banyak contoh promosi online yang berhasil dan menuai banyak keuntungan bagi perusahaan karena hal ini.

Contoh Promosi Online Kreatif

Sebab, kampanye yang dilakukan di internet bisa memperluas peluang dan menjangkau sampai seluruh dunia. Promosi digital ini sudah memiliki tersistemasi. Artinya, Anda bisa menentukan target khalayak tanpa harus melakukan survey dengan tatap muka. Lebih bisa menghemat waktu, biaya, serta tenaga. Penggolongannya sudah spesifik karena dibedakan berdasar pada gender, demografis, umur, lokasi, serta bidang ketertarikan.

Contoh promosi online adalah sarana yang sifatnya sangat interaktif dan dapat menjangkau khalayak karena memanfaatkan sebagai sarana sosial yang masih aktif. Yang mana akan terjadi berbagai kontak langsung antara pebisnis dan khalayak. Sehingga, bisnis Anda pun dapat memperoleh umpan balik dari konsumen dalam waktu yang singkat. Hal ini akan sangat bermanfaat untuk memajukan bisnis yang Anda jalankan.

Menilik berbagai keuntungan apabila Anda mulai merambah promosi melalui media digital, maka tidak ada salahnya menyimak beberapa contohnya di bawah ini!

  • Live Video pada Media Sosial

Contoh promosi online yang pertama adalah dengan melakukan live video melalui media sosial. Nah, di berbagai platform, mulai dari Instagram hingga Facebook sudah mengembangkan fitur live video

ini. Video secara langsung ini akan menjadi strategi yang baik agar Anda bisa terhubung dengan pelanggan. Memanfaatkan berbagai platform yang terdapat fitur live video untuk melakukan interaksi dan membuat pelanggan lebih setia.
  • Membuat Iklan yang Otentik

Jangkauan pasar bisa ditingkatkan apabila ada relevansi antara merek Anda dengan keterlibatan pengguna. Untuk itu, Anda bisa membuat iklan yang otentik. Sebab, pelanggan akan merasa lebih dekat dengan sesuatu yang berhubungan dengannya. Pun, semakin hari, audiens menjadi semakin cerdas memilih brand yang tepat untuknya.

Anda bisa terlibat secara langsung dengan para audiens, caranya dengan menggunakan bahasa aslinya. Bahkan, jika perlu pakai lah bahasa daerah. Manfaatkan juga berbagai aspek agar peluang keberhasilan dalam pemasaran bisa lebih luas lagi.

  • Shoppable Post pada Sosial Media

User sosial media semakin meningkat dari tahun ke tahun. Bahkan, pengguna Face Indonesia mencapai 130 juta lebih. Sedangkan pengguna Instagram mencapai 60 juta. Tentunya angka ini akan selalu meningkat. Untuk itu, sosial media bisa jadi tempat memasarkan produk yang tepat.

Sosial media saat ini menambahkan fitur belanja. Seperti pada Facebook berupa marketplace dan Instagram dengan Instagram Checkout-nya. Anda tidak bisa meninggalkan pilihan ini karena pembeli dapat berbelanja tanpa harus meninggalkan aplikasi.

  • Menggunakan User Experience

Cara mendapatkan pelanggan dengan menggunakan data merupakan hal yang baik. Akan tetapi, bagaimana data bisa diaplikasikan pada user experience adalah patokan kesuksesan dari promosi digital. Sehingga, Anda perlu memperjuangkan dulu data yang didapatkan dalam penerjemahannya pada calon klien maupun pengguna yang baru. Sehingga, akan ada inovasi mengenai produk dan layanan yang Anda miliki. Pelajari lah jalur maupun proses yang mesti dilewati pembeli sebelum melakukan transaksi untuk membeli produk Anda.

  • AR (Augmented Reality) yang Terpadu

Tersebab perangkat seluler kini menjadi lebih canggih. Selain itu, aplikasi pada sosial media integrasinya lebih baik menggunakan AR, maka Anda harus memakainya untuk terlibat dengan konsumen.

Contoh promosi online adalah dengan memakai lokasi yang mana target market berada, lalu buat lah konten AR bersponsor yang bisa diakses hanya pada tempat tersebut. Seperti contohnya Pokemon Go yang menjadi pionir dari trend tersebut. Instagram serta Facebook juga telah mengintegrasikan teknologi semacam ini pada platform-nya.

  • Video Marketing

Video adalah konten digital yang paling populer serta memiliki pengaruh yang besar untuk dunia bisnis. Apabila dilakukan secara benar, maka pemasaran melalui video bisa mempunyai dampak yang positif. Karena konsumen tidak lagi memperhatikan konten membosankan, sehingga video harus ditingkatkan lagi, sehingga, brand traffic pun bisa ditingkatkan.

  • Menargetkan secara Kontekstual

Pada peraturan perlindungan data umum, sebaiknya jangan berharap terkait dengan jejak perilaku pembeli. terlebih, akan lebih rumit untuk vendor iklan dalam melacak perilaku pemakai internet menggunakan cookies. Strategi penargetan ini akan diganti dengan strategi penargetan kontekstual. Sehingga wajib untuk Anda memahami konteks halaman masing-masing sehingga penargetan bisa dilakukan secara aman.

  • Menggunakan Tanda Pagar (Tagar)

Tanda pagar di Instagram memudahkan Anda dalam mengelompokkan dan mencari konten-konten tertentu. Tagar ini juga menjadi contoh promosi digital yang telah berhasil dilakukan oleh berbagai perusahaan. Seperti pada perusahaan Aqua yang menggunakan tagar #AdaAqua. Dimana setiap tahun, omset dari perusahaan ini akan meningkat signifikan meski telah banyak pesaing di luar. Hal ini dikarenakan pelanggan bisa melihat brand tersebut di media digital sepanjang waktu.

  • Kampanye yang Dipersonalisasi

Baik melalui email marketing maupun pemasangan iklan digital, pelanggan akan menghargai serta mempercayai kampanye yang depersonalisasi. Di sini, Anda harus memposisikan target market sebagai teman dekat. Efek personalisasi ini sebetulnya luar biasa. Serta bisa meningkatkan keterlibatan pelanggan (customer engagement). Dengan begitu, konsumen pun akan lebih loyal. Bahkan, bisa memasarkan lagi produk serta layanan Anda pada relasi maupun kerabat.

  • Percakapan Interface dengan Pengguna

Akan selalu ada percakapan di kehidupan sehari-hari seperti pada Asisten Google, Alexa Amazon, Cortana Microsoft, chatbots, dan sebagainya. Inilah mengapa Anda menemukan asisten virtual yang ditawarkan oleh banyak produsen. Seperti Vira dari Bank BCA.

Percakapan interface ini sifatnya alami serta memungkinkan brand berinteraksi lebih dekat dengan para pelanggan. Konsumen sudah pasti akan menyukainya. Sebab, mereka ingin informasi maupun panduan untuk melakukan transaksi yang mudah dipahami dan menghibur.

  • Percobaan serta Analisa Metrik untuk Mengukur Hasil

Untuk memasarkan produk melalui media digital, maka Anda perlu mendekati ROI. Sehingga, Anda harus melakukan identifikasi pada semua metrik lama seperti BPK klik, BPS tayangan. CPL prospek, serta CPP piksel.

Karena banyaknya saluran serta alat martech, maka Anda harus mempertimbangkan yang belum pernah dicoba. Sehingga, pemasar pun bisa melakukan eksperimen dengan efektif dan rutin sehingga mengetahui hasilnya.

  • Voice Search

20% pencarian Google melalui perangkat mobile merupakan penelusuran suara. Jumlah ini akan meningkat dengan kebiasaan tertentu dari pengguna smartphone. Biasanya, pengguna akan bertanya pada Siri, Alexa, serta voice assistant virtual yang lain untuk tahu apa produk yang mesti dibeli.

Pemasar harusnya mempersiapkan diri untuk kecenderungan baru tersebut. Caranya, dengan membuat konten yang lebih kreatif agar bisa menangkap berbagai jenis penelusuran seperti ini.

Demikian contoh promosi online di media sosial facebook, instagram yang dapat Anda lakukan untuk produk produk di online shop maupun di maretplace agar mendapatkan keuntungan berlipat. Nah, sebagai pelaku usaha, Anda pun perlu melakukan upgrade terhadap trend-trend baru yang mungkin akan muncul di kemudian hari terkait dengan promosi di media digital yang terus berkembang.

Baca Juga :