Peluang Usaha Kerajinan Tas Kayu Dengan Omzet Rp 40 Juta Per Bulan

Peluang Usaha Kerajinan РMemulai sebuah usaha itu membutuhkan ketekunan yang tinggi, terlebih kalau usaha itu masih tergolong baru di mata masyarakat. Tetapi  hal tersebut tetap dilakukan oleh tiga pemuda yang penuh kreatifitas ini, yakni Nael, Andrew, dan Bimo.

Peluang Usaha Kerajinan Tas Kayu Dengan Omzet Rp 40 Juta Per Bulan
Image: kalimantan.bisnis.com

Salah seorang dari mereka, Nael menjelaskan, pada tahun 2014 dia dan dua orang temannya mulai mencoba untuk memproduksi beberapa aksesoris fashion dengan berbahan dasar kayu.

“Jadi kita memproduksi barang kayu namun lebih ke fashion, mulai dari tas, briefcase, card holder, atau money clip,” kata Nael saat promosi di ICE BSD, Tangerang Selatan.

Dengan modal awal tidak sampai Rp 5 juta, ketiganya lalu mulai melakukan aneka percobaan untuk membuat 1 produk. Berkali-kali mereka gagal, hingga suatu waktu dia bisa berhasil membuat produk tas berbahan dasar kayu.

“Jadi untuk pertama kali bikin itu, kita membutuhkan waktu sampai enam bulan, untuk prototipenya. Berhadapan dengan trial dan error terus, jadi gagal-gagal terus. Baru kemudian dalam 6 bulan berhasil,” ungkapnya.

Ternyata produk yang diberi label Sanoesa ini diminati konsumen. Saat ini mereka bertiga mampu meraup omzet antara tiga puluh juta sampai empat puluh juta per bulan. Produk ini dijual dengan kisaran harga mulai dari Rp 199.000,- sampai Rp 4.500.000,-

Saat ini, mereka bertiga pun fokus dengan peluang usaha kerajinan ini. Walaupun sudah lulus kuliah dan mendapatkan gelar sarjana, bisnis tersebut rencananya akan terus dikembangkan bersama – sama ketimbang kerja kantoran.

“Jadi memang sejak semula kita memang mau merintis bisnis, tetapi kita pilih-pilih yang baiknya. Karena memang kita tertarik dengan furniture, namun kita memilih produk fashion,

Tapi enggak bikin furniture seperti perabot rumah tangga. Nah ketemulah ide bikin bisnis fashion dari bahan kayu, dan sampai saat ini kita fokus ke peluang usaha kerajinan ini, enggak ada kerja yang lain,” jelasnya.

Dari peluang usaha kerajinan ini, mereka pun bertujuan untuk merubah paradigma orang dalam memanfaatkan limbah dan bahan kayu bisa diolah menjadi barang-barang yang unik.

Kalau yang tadinya kayu cuma sebagai furniture, kita akan merubah paradigma yang sudah tertanam lama tersebut dan Kita juga mau mengedukasi tentang produk dari peluang usaha kerajinan ini, jika orang biasa maunya pakai brand luar, namun sebenarnya brand dalam negeri juga tidak sedikit yang berkualitas bagus,” paparnya. sumber : detik.com