7 Trik Penerapan Strategi Email Marketing

Trik Email Marketing

Digital marketing saat ini begitu diandalkan oleh para pelaku bisnis. Strategi digital marketing dianggap benar-benar efektif membantu sebuah bisnis berkembang pesat. Salah satu bentuk digital marketing yang sampai sekarang cukup banyak dipakai adalah email marketing. Dimulai dari membuat email bisnis lalu mulai melancarkan aksi marketing lewat email tersebut. Inilah dia beberapa trik email marketing yang efektif untuk bisnis Anda.

  1. Kumpulkan Data Audiens

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengumpulkan data audiens terlebih dahulu. Sebelum melancarkan sebuah aksi marketing, harus diketahui secara pasti siapa saja kelompok audiens yang dijadikan sebagai target. Sebenarnya hal ini bisa lebih mudah dilakukan jika Anda sudah memiliki sasaran konsumen terlebih dahulu. Target konsumen ini harus ditentukan sebelum Anda memulai bisnis tersebut.

Sesuai dengan namanya yaitu email marketing, maka Anda harus mengumpulkan data email dari target audiens tadi. Cara mendapatkan daftar email ini sangatlah mudah di zaman yang serba canggih seperti sekarang. Anda bisa memanfaatkan media sosial untuk mengumpulkan data email para target audiens.

Pemakaian website bisnis juga sangat efektif untuk membantu Anda mengumpulkan data email. Mintalah pengunjung untuk memasukkan data email yang mereka gunakan. Strategi ini sudah sering diterapkan oleh para pelaku usaha atau pemilik website bisnis. Biasanya pengunjung akan diminta untuk memasukkan data alamat email agar bisa mendapatkan informasi promo atau potongan harga.

  1. Susun Konten Email Marketing

Selanjutnya silakan rencanakan konten email marketing yang akan dikirim kepada target audiens. Secara otomatis, pelanggan akan membuka email apabila isi atau konten dari email tersebut menarik perhatian mereka. Jadi usahakan untuk memberikan konten email yang menarik dan cenderung memberikan keuntungan bagi penerimanya.

Salah satu jenis konten yang sangat efektif untuk menarik perhatian pelanggan adalah konten penawaran diskon. Siapa tidak tertarik dengan potongan harga? Penawaran sejenis ini sudah pasti akan membuat penerima email secara otomatis langsung melakukan klik. Apalagi jika email tersebut Anda kirim tepat sasaran yakni pada target audiens yang potensial.

Selain informasi promo, Anda juga bisa membagikan katalog atau informasi produk kepada penerima email. Namun pastikan bahwa konten tersebut dimuat dengan cara yang menarik. Pastikan bahwa penerima email langsung merasa bersemangat dan ingin tahu apa keuntungan yang bisa didapatkan dari penawaran tersebut.

  1. Buatlah Konten yang Responsif

Penting sekali untuk membuat email yang kontennya responsif. Di zaman sekarang ini masyarakat mulai banyak menggunakan perangkat mobile untuk mengakses email. Namun masih ada pula yang menggunakan perangkat lain seperti komputer dan laptop untuk membuka email. Usahakan agar konten email yang Anda kirimkan responsif di berbagai jenis perangkat.

Ada beberapa hal yang perlu dipikirkan jika Anda ingin membuat konten email yang responsif. Mulai dari template kolom yang digunakan, ukuran font, call to action, dan lain sebagainya. Pastikan bahwa satu konten tersebut bisa nyaman diakses lewat perangkat mobile atau komputer.

  1. Lakukan Personalisasi

Dalam dunia email marketing, personalisasi sangat penting untuk dilakukan namun tidak semudah yang dibayangkan. Personalisasi dalam hal ini tidak dilakukan sembarangan seperti langsung menyapa konsumen dengan menggunakan nama mereka. Anda harus cerdas melakukan personalisasi yang tidak mengganggu ranah privasi dari target audiens.

Penggunaan salam pribadi dalam email marketing tidak lagi direkomendasikan. Memanggil target audiens langsung dengan nama tidak disarankan karena bisa menurunkan rasa percaya. Personalisasi jenis ini justru akan mengarah pada kecurigaan email phising, pencurian identitas, juga penipuan.

Lalu personalisasi seperti apa yang bisa dilakukan? Jangan langsung menyapa penerima email dengan nama pribadi mereka. Jika ingin menggunakan nama, maka tempatkan di posisi yang benar. Kemudian buatlah target audiens ini merasa seolah-olah email marketing atau penawaran tersebut dibuat khusus untuk dirinya. Selain itu pemakaian email dengan domain sendiri juga menjadi bentuk personalisasi bisnis yang cukup menguntungkan.

  1. Buatlah Email yang Singkat dan Padat

Jangan memaksa target audiens untuk membaca isi email yang terlalu panjang. Ingat, tidak ada orang yang suka membaca konten dengan isi bertele-tele. Gunakan konsep konten yang singkat, padat, tetapi jelas. Tak perlu menggunakan pembuka yang terlalu panjang dan berlebihan. Langsung saja arahkan ke topik atau tujuan utama dari email marketing tersebut.

Sangat disarankan untuk memakai teks versi biasa dalam penulisan email marketing. Sementara itu pemakaian gambar sebaiknya dihindari karena akan membuat loading email menjadi lebih lambat. Jika memang dibutuhkan gambar maka pakailah jenis gambar yang kapasitasnya ringan sehingga loading bisa jadi lebih cepat.

Selain konten emailnya, subjek email juga sebaiknya tidak ditulis terlalu panjang. Sebelum membuka email, tentunya seseorang akan membaca subjek terlebih dahulu. Jika subjek email saja terlalu panjang dan bertele-tele maka peluang email tersebut dibuka dan dibaca akan semakin kecil.

  1. Buatlah Jadwal Pengiriman Email

Pastikan Anda membuat jadwal pengiriman email marketing. Jadwal ini akan membantu mengatur konten email dikirimkan secara teratur dan terkontrol. Apalagi jika Anda merencanakan untuk mengirim banyak konten email marketing. Jika tidak dibuat jadwal dan pengiriman email dilakukan terus-menerus maka akan terbaca sebagai spam oleh si penerima email.

Selain menyusun jadwal, kirimlah email di waktu-waktu yang tepat. Sangat disarankan untuk mengirimkan email di waktu malam atau ketika akhir pekan. Waktu-waktu ini direkomendasikan karena traffic email masuk tergolong rendah pada saat itu. Jika traffic email tidak terlalu ramai maka peluang email Anda dibaca oleh penerima akan jauh lebih besar.

Jika sudah yakin akan menjalankan strategi email marketing, cobalah untuk membuat timeline. Tentukan waktu yang tepat kapan saja akan mengirim email. Kemudian sertakan juga konten email apa yang akan dikirimkan di waktu-waktu tersebut. Pembuatan rencana yang disertai timeline ini akan membantu strategi email marketing Anda lebih terstruktur dengan baik.

  1. Lakukan Follow Up

Perlu diketahui bahwa tidak semua orang aktif menggunakan email mereka. Ada sebagian orang yang tidak aktif memeriksa email sehingga email marketing Anda akan dilewatkan begitu saja. Agar strategi email marketing tetap memberikan efek positif, maka cobalah untuk melakukan follow up. Hal ini dilakukan khusus bagi target audiens yang tidak aktif dan belum melakukan aksi apapun terhadap email yang Anda kirimkan.

Apa yang bisa dilakukan kepada audiens tidak aktif? Kirimkan kembali email penawaran dan email promosi tersebut. Lakukan dengan cara yang lebih agresif namun tetap elegan. Yakinkan kepada mereka bahwa email marketing yang Anda kirim memang mereka butuhkan dan harus dibuka. Namun tetap pastikan bahwa follow up ini dilakukan di waktu yang tepat.

Email marketing akan menjadi strategi promosi yang menguntungkan bagi bisnis Anda. Biayanya juga tergolong terjangkau dan tekniknya pun mudah untuk dipraktikkan. Buatlah email dengan domain sendiri untuk bisnis Anda agar bisa melakukan email marketing secara profesional.