Baca Juga :

Membuat Proposal Usaha – Dalam memulai sebuah usaha, tentu harus ada persiapan dan perencanaan. Hal seperti itu, dalam ilmu ekonomi sering disebut dengan istilah Business Plan atau proposal usaha. Di era industri 4.0 saat ini, kita harus tahu cara membuat proposal usaha yang benar, begitu banyak orang – orang yang berlomba – lomba mendirikan usahanya sendiri dalam berbagai bidang. Banyak sekali jenis bidang yang sering bermunculan seperti usaha kuliner, kreatif, properti dan lain sebagainya.

Membuat Proposal Usaha

Ada beberapa tahapan yang para pebisnis harus lalui sebelum memulai sebuah bisnis. Selain untuk menentukan pasar, modal dan lokasi usaha yaitu proposal usaha. Proposal usaha adalah sebuah media atau dokumen yang digunakan untuk menjelaskan sebuah profil usaha yang akan dikembangkan oleh pengusaha itu sendiri.

Penyusan proposal usaha itu sendiri sangat kompleks tujuannya.

Berikut Tujuan Membuat Proposal Usaha :

  1. Penggambaran detail akan hal – hal yang akan dilakukan dalam bisnis
  2. Sebagai pembanding antara perkiraan, harapan, cita – cita, serta rencana
  3. Sebagai penguji strategi bisnis dari sudut pandang lain
  4. Sebagai sarana berfikir kritis serta obyektif
  5. Bisa memberikan sumber – sumber finansial yang jelas karena bisa memberikan modal pinjaman ke bank lain
  6. Bisa digunakan sebagai materi yang harus diajukan kepada investor

Nah, itulah petingnya sebuah proposal usaha. Perlu diingat juga bahwa dalam menyusun proposal usaha haruslah singkat dan tidak bertele – tele karena sebagian besar orang yang akan membaca proposal itu nanti pasti tidak akan mempunyai banyak waktu.

Supaya proposal yang dibuat nanti efektif, maka proposal tersebut harus disusun dengan benar. Berikut adalah cara membuat proposal untuk usaha yang benar

Cara Membuat Proposal Usaha

Membuat proposal tidaklah sulit, sekalipun anda tidak memiliki pengalaman. Dibawah ini, kami akan berikan langkah demi langkahnya yang mudah untuk dipahami. Secara umum, berikut adalah cara membuat proposal usaha

  1. Pendahuluan

Di bagian pendahuluan, yang perlu anda jelaskan adalah latar belakang usaha, prospek, keunggulan serta tantangan terkait usaha yang akan anda jalankan.

  1. Profil Lengkap Usaha

Profil usaha yanglengkap meliputi nama badan usaha, jenis usaha, lokasi sekaligus riwayat usaha anda.

  1. Lokasi Usaha

Cantumkan dimana letak usaha anda berdiri. Tuliskan alamatnya dengan jelas dan lengkap mulai dari kelurahan, kecamatan, hingga kode posnya. Sertakan pula denah lokasinya supaya ketika orang melihat proposal anda , orang itu bisa langsung tau letak persisnya. Mencantumkan denah juga akan membuat proposal anda lebih meyakinkan.

  1. Struktur Organisasi

Sebuah usaha, tidak bisa berdiri sendiri, tentu ada tim dibelakangnya meskipun itu hanya usaha kecil – kecilan. Jelaskan dengan jelas struktur organisasinya mengenai siapa pemiliknya, siapa asistennya, pengelola keuangan, straf produksi, staf pemasaran, admin dan sebagainya

  1. Produk Yang Dijual

Jabarkan produk yang anda jual secara detail, seperti apa jenis produknya, spesifikasinya, metode produksinya, keunggulan apa yang dimiliki, kuantitas yang dihasilkan dari setiap produksi, kendala produksi dan sebagainya disesuaikan dengan jenis usaha yang anda miliki.

  1.  Analisis SWOT

Analis SWOT adalah sebuah metode yang digunakan untuk sebuah perencanaan strategis untuk mengevaluasi sebuah kekuatan, kelemahan, peluang serta ancaman dari sebuah bisnis yang akan dijalankan.

Kekuatan dan kelemahan adalah faktor berasal dari internal perusahaan, peluang dan ancaman merupakan faktor eksternal yang mempengaruhi bisnis anda. Contoh faktor eksternal ini adalah harga bahan baku, tren serta belanja pelanggan

Itulah ulasan mengenai cara membuat proposal usaha yang benar. Proposal sangat lah penting kedudukannya jika anda memiliki agenda atau kegiatan yang penting mengenai sebuah rencana akan masa depan, apalagi terkait bidang usaha.

Dengan adanya proposal ini, maka anda akan menjadi lebih mudah lagi dalam mengetahui sebuah kelayakan agenda yang direncanakan. Selain itu, juga akan membantu dalam hak pendanaan.

Perlu diingat juga, dalam penulisan proposal ejaan harus diperhatikan. GUnakanlaah bahasa yang baku baik dan benar. Gunakanlah selalu kalimat efektif yang singkat padat dan jelas supaya pembaca tidak bingung dengan isi proposal yang anda ketikan.

Baca Juga :