Baca Juga :

Buka Usaha Budidaya Ulat Hongkong – Apakah anda ingin memiliki usaha peternakan yang mudah dijalankan? Atau apakah anda ingin beternak dengan modal kecil tetapi menjanjikan margin keuntungan yang besar? Bila benar, ada baiknya anda beternak ulat hongkong. Permintaan ulat hongkong terus meningkat setiap saat. Hal ini membuat peternak ulat hongkong bisa meraih laba dengan mudah.

Berapakah modal yang dibutuhkan usaha budidaya ulat hongkong? Modal yang dibutuhkan untuk membuka budidaya ulat hongkong adalah Rp 4.800.000. Ketersediaan modal awal ini sangat sangat penting karena akan digunakan untuk membuat kotak dan rak budidaya sebesar Rp 1.000.000, bibit ulat hongkong Rp 1.000.000 dan lain lain. Modal ini sudah termasuk biaya operasional sebulan.

Berapakah modal usaha budidaya ulat hongkong?

Ulat hongkong adalah salah satu ulat yang saat ini sedang banyak dibudidayakan oleh para peternak Indonesia. Mereka yang mempunyai hobi memelihara burung berkicau biasanya sudah tidak asing lagi dengan jenis ulat yang satu ini. Sama seperti ulat jerman, ulat hongkong dimanfaatkan untuk pakan burung berkicau.

Budidaya ulat hongkong sangat cocok dilakukan oleh siapa saja yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan tanpa harus meninggalkan rumah. Untuk membuka usaha budidaya ulat hongkong, anda perlu memiliki dana yang cukup yang akan digunakan untuk pengadaan beberapa kebutuhan yang diantaranya sebagai berikut:

Nama Item Harga Total
Kotak dan rak untuk budidaya Rp 1.000.000  
Bibit ulat hongkong Rp 1.000.000  
Timbangan Rp 100.000  
Perlengkapan lainnya Rp 500.000  
Total   Rp 2.600.000

Biaya operasional dalam waktu 30 hari:

  • Biaya untuk mencari pakan dalam sebulan sebesar Rp 1.000.000
  • Biaya pengepakan Rp 300.000
  • Biaya transportasi sebesar Rp 600.000
  • Biaya yang tak terduga sebesar Rp 300. 000
  • Total biaya operasional dalam sebulan sebanyak Rp 2.200.000

Dimanakah lokasi strategis usaha budidaya ulat hongkong?

Lokasi strategis untuk budidaya ulat hongkong adalah lokasi yang memiliki kelembapan di atas 50% dengan suhu sekitar 20 sampai 30 derajat celcius. Budidaya ulat hongkong biasanya dilakukan di dalam kotak yang disusun secara vertikal sehingga tidak memerlukan tempat terlalu luas. Anda bisa menggunakan ruangan yang tidak dipakai dirumah.

Sama dengan ulat jerman, segmen pasar ulat hongkong adalah para peternak burung. Ulat hongkong adalah sumber protein terbaik untuk burung peliharaan. Lokasi strategis untuk jualan ulat hongkong adalah lokasi dimana banyak pemilik dan peternak burung berkicau. Anda juga bisa membuka stand khusus di pasar burung.

Selain digunakan untuk pakan burung, ulat hongkong juga di eksport untuk bahan membuat obat dan kosmetik. Secara umum menjual ulat hongkong tidak terlalu sulit. Ada banyak pengepul yang secara rutin mendatangi para peternak untuk membeli ulat hongkong. Anda juga bisa menjual ulat hongkong kepada pemilik penjual pakan ternak yang ada di kampung kampung.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, perawatan ulat hongkong harus dilakukan dengan cermat. Ulat hongkong biasanya diberi makan secara rutin 4 hari sekali. Bahan makanan yang diberikan biasanya berupa ampas tahu, sayuran maupun bekatul.

Budidaya ulat hongkong adalah salah satu usaha ternak yang sangat menguntungkan. Bahkan usaha peternakan yang satu ini tidak memerlukan biaya sampai ratusan juta, hanya sekitar 3-4 juta saja anda sudah bisa membuka ternak ulat hongkong. Jika dilakukan dengan serius dan profesional usaha budidaya ulat hongkong bisa menjadi sumber pendapatan utama bagi anda dan keluarga.

Baca Juga :